Profil PAJ

Perhimpunan Alumni Jerman se-Indonesia yang disingkat PAJ adalah organisasi kemasyarakatan yang bersifat kekeluargaan bagi para alumni Jeman untuk menghimpun diri guna meningkatkan potensi dan karya turut mewujudkan cita –cita bangsa dan Negara.

PAJ sebagai organisasi alumni Jerman serta lembaga organisasi massa berstatus Badan Hukum, didirikan berdasarkan Akte Notaris Mohamad Said Tadjoedin Nomor 8 tanggal 2 Maret 1991, dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga terdaftar di Departemen Dalam Negeri dan Pengadilan Negeri, serta disahkan Departemen Kehakiman dan diumumkan dalam Lembaga Negara Republik Indonesia.

Visi

Berhimpun guna mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jerman.

Misi

1.     Memperkuat tali silaturahmi dan persaudaraan di kalangan anggota PAJ dengan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat positif bagi anggota dan masyarakat.

2.     Menghimpun dan mengarahkan potensi anggota Perhimpunan Alumni Jerman dalam pembangunan nasional, bangsa dan negara.

Berhimpun guna mencapai tujuan yang dengan memperhatikan keberadaan alumni Jerman yang berkarya di sektor – sektor Swasta, Pemerintah, dalam berbagai bidang antara lain: sumber daya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi, ekonomi, budaya, pendidikan, kemasyarakatan, dan lingkungan hidup


Latar Belakang Kongres IX

Salam Seperhimpunan

Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) yang didirikan sejak Maret 1991 bertujuan untuk menghimpun diri sehingga tercapai sinergi potensi dan hasil karya Alumni Jerman dalam meningkatkan keberpihakan/kepedulian Alumni terhadap masyarakat luas di segala bidang dan untuk dapat lebih berpartisipasi dalam menanggulangi masalah-masalah pembangunan nasional, bangsa dan negara (ps-7 AD & ART PAJ)

 Sebagaimana tertuang dalam AD & ART PAJ, Kongres sebagai kekuasaan tertinggi dalam PAJ dilaksanakan selambat-lambatnya menjelang akhir masa bakti Pengurus Pusat, mencakup pembahasan dan pengesahan seluruh laporan pertanggungjawaban Pengurus Pusat, penyempurnaan pasal-pasal dalam AD & ART, merubah & mencabut keputusan organisasi yang dirasa sudah tidak sesuai.

 Penyelenggaraan Kongres PAJ IX selain untuk lebih memperkuat tali silaturahmi dan persaudaraan di antara anggota, juga harus mampu mengarahkan potensi anggota dalam menjawab tuntutan yang berkembang di masyarakat.

 Kongres PAJ IX harus mampu menjadikan Organisasi PAJ menjadi organisasi yang lebih lincah dan dinamis dalam mengikuti arah perkembangan jaman. 

 Oleh karenanya Kongres PAJ IX harus mampu memilih Ketua Umum & Pengurus baru yang memiliki wawasan luas serta memiliki kemampuan membangun kolaborasi berbagai minat dan potensi di lingkungan anggota maupun dengan berbagai organisasi dan para pemangku kepentingan (stakeholders) di masyarakat.

 Dalam situasi normal baru di tengah Pandemi Covid-19 ini, Kongres PAJ IX akan diselenggarakan melalui technology virtual dan hybrid dan dengan mematuhi protokol pencegahan Covid-19.

 Penyelenggaraan Konggres PAJ IX ini diharapkan dapat diikuti oleh sebanyak mungkin anggota lama maupun baru, dan diselenggarakan melalui prinsip-prinsip keterbukaan, inklusif, demokratis, dan cermat.

 Suara Anggota adalah suara Tuhan